Bantuan Hibah Sapi Melalui Dana Pokir di Desa Tarokan kecamatan Banyuanyar Raib

By Muhammad Amin 07 Agu 2024, 08:39:43 WIB Daerah
Bantuan Hibah Sapi Melalui Dana Pokir di Desa Tarokan kecamatan Banyuanyar Raib

NewsWartaindonesiasatu.com

Probolinggo - Dana POKIR atau Dana Pokok Pikiran Anggota DPRD merupakan aspirasi dari masyarakat yang disampaikan kepada anggota dewan setempat agar diperjuangkan di pembahasan RAPBD yang pada akhirnya turun dalam bentuk dana hibah. Tujuan dari dana aspirasi oleh anggota legislatif ini adalah untuk mendorong pertumbuhan daerah, pemerataan pembangunan dan penunjang peningkatan perekonomian masyarakat.

Namun realisasi hibah yang dimaksud berupa bantuan sapi pada sejumlah POKMAS (Kelompok Masyarakat) mulai menjadi sorotan sejumlah pihak, pasalnya, bantuan sapi yang dialokasikan pada kelompok tersebut terkadang dijadikan lahan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu saja, bahkan bantuan ini tidak lagi ditemukan keberadaannya. Seperti yang terjadi di Desa Tarokan Kecamatan Banyuanyar Kabupaten Probolinggo Jawa Timur.

Ditemui, oleh sejumlah awak media di kediamannya (06/08), ketua Pokmas Sukajaya 11. (Suradi) membenarkan jika kelompok yang dibawahinya telah mendapatkan bantuan hibah sapi dari dana Pokir melalui H. Jon Junaedi (Wakil Ketua DPRD Kab. Probolinggo dari Fraksi Gerindra) pada tahun 2022. 


Sementara, untuk POKMAS Sukamaju 1 masih belum bisa ditemui, namun diantara tim media sempat mehubungi kepala desa setempat yang menyatakan bahwa POKMAS Sukamaju. 1 mendapatkan tiga ekor bantuan sapi namun di pinjam olehnya.

Bersama dengan putranya Suradi menjelaskan, jika kelompoknya pada tahun 2022 lalu telah mendapatkan empat (4) ekor sapi. Namun dari 4 ekor bantuan Sapi tersebut mati semua. 

Mirisnya, matinya empat (4) ekor bantuan sapi yang dialokasikan pada kelompok Sukajaya 11 ini diduga hanya rekayasa belaka, mengingat tetangga terdekatnya tidak pernah mengetahui bahwa sapi-sapi tersebut sudah mati, namun tetangga terdekatnya mengetahui bahwa pernah ada beberapa ekor sapi yang diletakkan pada kandang yang tidak jauh dari kediamannya, dan setelah itu sejumlah sapi tersebut tidak lagi diketahui keberadaannya.

Menyikapi perihal adanya dugaan raibnya bantuan Hibah Sapi yang dialokasikan pada Pokmas yang ada di desa Tarokan tersebut, Aliansi Tim Pak-Kopak meminta agar Penegak Hukum melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap para pihak terkait, sesuai dengan koridor hukum, mengingat anggaran dana hibah ini merupakan uang rakyat yang harus peruntukannya. (Mnr/Sf)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment