Diduga Korupsi Ketua LPD Ancam Laporkan Mantan Pj Prasi

Wartasatuindonesia.com,Probolinggo
Ketua LSM Lembaga Penegak Demokrasi (LPD) Kabupaten Probolinggo Abdul Asiz mengaku mengantongi data dugaan Korupsi pembelian kambing dari dana desa (DD) tahun 2022 oleh Bunari mantan Pj kades Prasi Kecamatan Gading Kabupaten Probolinggo.
Menurut Aba Asis (sapaan Abdul Asiz) aparat penegak hukum harus segera turun tangan menyikapi persoalan ini sebab, dana yang semestinya untuk kesejahteraan rakyat ini disalah gunakan atau terkesan dijadikan ajang bisnis oleh segelintir oknum yang tidak bertanggung jawab.
"Ini kasus korupsi, mestinya penegak hukum harus segera turun tangan, tidak harus menunggu adanya laporan dari masyarakat,"katanya saat ditemui dikantornya Jl.Kiyai Mino Dusun Krajan Desa Kalikajar Wetan (24/11)
Lebih lanjut pria ganteng ini menjelaskan,"tidak masuk diakal, masak satu kambing dihargai 4 juta, tinggal dikalikan 41 ekor, sudah berapa juta uang negara yang dikorupsi,"imbuhnya.
"Kasus ini akan segera kami adukan pada penegak hukum,"pungkasnya
Ditempat berpisah saat dikonfirmasi, Bunari selaku mantan Pj kades Prasi saat dikonfirmasi dengan polos menjelaskan,"urusan kambing yang ngurus semuanya adalah Abd Rasek selaku bendahara, semua yang ngurus adalah bendahara,"jelas Bunari Rabu (23/11)
"Dari awal saya sudah tidak mau untuk kegiatan ini, maunya saya kegiatan fisik waktu itu tapi, bendahara yang maksa dan ngotot,"imbuh pria setengah baya ini
"Saya cuma diberi Fie kurang lebih 10 jutaan, dan katanya sebagian kambing saat ini ada yang mati,"akunya polos
Sementara itu, Abd Rasek selaku bendahara yang disebut Bunari adalah orang yang paling bertanggung jawab atas persoalan ini, setiap dihubungi untuk dikonfirmasi selalu beralasan ada acara keluar,"maaf saya ada acara diluar mas,"katanya saat dihubungi (23/11)
"Masak kambing seperti itu harganya 4 juta, kan tidak masuk akal," kata beberapa warga kepada wartawan ini.(har)







