Kades Sumbersecang Lakukan Klarifikasi, Bantah Adanya Broker P3-TGAI

Keterangan Gambar : Kades Sumber secang saat klarifikasi ulang
WartaSatuIndonesia.com,Probolinggo,
Syukron Kades Sumbersecang Kecamatan Gading lakukan klarifikasi ulang terkait pemberitaan sebelumnya dimana, diberitakan bahwa dirinya telah dimintai fee sebesar 15 persen oleh pendamping lokal desa (PLD) berinisial Y sebagai bentuk kesepakatan atas program P3-TGAI tahun 2023 yang akan diterimanya
Diberitakan juga bahwa atas permintaan tersebut, Syukron menolak dan hanya setor 5 juta pada pendamping proyek bukan pendamping desa
Atas pemberitaan tersebut, pria yang juga punya usaha selep padi ini lakukan klarifikasi ulang. Banyak hal yang disampaikan oleh pria polos ini.
"Berkaitan dengan berita tersebut saya merasa dirugikan karena sedikit melenceng dari materi yang saya sampaikan", katanya. Senen (5/6)
"Waktu itu saya menyampaikan bahwa terkait P3-TGAI yang diterima Desa Sumbersecang, banyak penelfon gelap yang mengklaim bahwa program tersebut realisasi berkat perjuangannya dan saya diminta untuk membayar fee 15 persen tapi saya tolak. Banyak penelfon gelap yang masuk. Kan itu yang saya sampaikan pada wartawan", katanya
"Tapi kalau BOP 5 persen saya bayar pada pendamping proyek, karena itu memang untuk biaya oprasional pendamping untuk pembuatan SPJ dan lain-lain. Saya rasa semua desa seperti itu. Tidak ada broker proyek di wilayah kecamatan Gading", tambahnya
"Jadi tolong luruskan berita itu, saya tidak mengatakan telah bayar 15 persen pada broker oknum Y, yang benar adalah 5 persen pada pendamping proyek P3-TGAI untuk biaya oprasional pembuatan SPJ dan lain-lain. Sekali lagi tidak ada kaitannya dengan pendamping desa", pungkasnya
Hal yang sama disampaikan oleh kades yang lain, bahwa 5 persen itu adalah untuk BOP pembuatan SPJ, pembelian ATK dan lain sebagainya.(rhm)







