Ketua DPK PAPDESI Kotaanyar Sebut Mantan Camat Kotaanyar Sisakan Banyak Masalah

Keterangan Gambar : Jamaludin Joni Ketua DPK PAPDESI sekaligus Kades Triwungan Kec Kotaanyar
WartaSatuIndonesia.Com,Probolinggo
Ketua Pengurus Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI) Kecamatan Kotaanyar Kabupaten Probolinggo Jamaludin Joni sebut mantan camat Kotaanyar Sisakan banyak persoalan saat menjabat di Kecamatan Kotaanyar
Jamaludin Joni (53 th) yang juga sebagai Kepala Desa Triwungan Kecamatan Kotaanyar ini kepada warTa Satu Indonesia.com membeberkan persoalan yang ditinggalkan Febri saat menjadi camat di Kotaanyar. Pria berkumis ini merinci beberapa persoalan yang dimaksud dengan nada cukup tinggi. Minggu (11/6).

"Saya berbicara ini sesuai dengan kapasitas sebagai Ketua DPK PAPDESI Kecamatan Kotaanyar dimana juga punya kepedulian untuk mengawal bagaimana rekan kades hususnya di wilayah Kotaanyar agar bisa bekerja dengan nyaman. Karena lebih dari separoh rekan-rekan kades ini yang baru sekali ini terpilh, jadi masih perlu banyak pengarahan", katanya.
"Kenapa saya berbicara demikian, karena banyak kades di Kotaanyar ini yang menghadapi masalah gara-gara Febri, camat Kotaanyar sebelum Hari Pribadi", tambahnya
Jamaludin Joni menambahkan,"selain banyak pekerjaan fisik yang tidak diselesaikan oleh para Pj kades, pajak Dana Desa (DD) PPh dan Ppn nya yang belum terbayarkan sampai sekarang. Ini kan masalah namanya", lanjutnya.
"Berarti LPJ para Pj kades itu bisa dikata fiktif semua. Mana tanggung jawab Febri waktu itu. Hal ini harus segera diatasi oleh inspektorat, kasihan rekan kades jika dibebani masalah. Kalau tidak salah ada tujuh desa yang nunggak belum bayar pajaknya, sehingga pencairan dana desanya tertunda. Ini gara-gara dosa turunan namanya", ungkapnya seraya sedikit guyon
Namun, ketika ditanya desa mana saja dari tujuh desa tersebut, kades yang pandai olah vokal ini tidak menyebutkannya secara rinci.
"Kasus ini juga menghambat jalannya pembangunan , sedangkan presiden mengarahkan pada percepatan pembangunan", pungkas Joni
Sementara, Febri sendiri ketika dihubungi lewat sambungan telepon belum bisa dikonfirmasi. Melalui pesan WatsHap mengatakan masih ada kesibukan keluarga. Minggu (11/6).(rhm)







