Komisi 3 DPRD kota Probolinggo lakukan sidak proyek RSUD Ar Rozi.

By Muhammad Amin 29 Apr 2023, 15:56:06 WIB Daerah
Komisi 3 DPRD kota Probolinggo lakukan sidak proyek RSUD Ar Rozi.

Wartasatuindonesia.com,Probolinggo

Usai Rapat dengar pendapat, komisi 3 lakukan sidak proyek RSUD Ar Rozi di jalan profesor Hamka kota Probolinggo.

Sidak dipimpin ketua komisi 3 Haji Agus Riyanto dan anggota, bersama kepala dinas PUPR Setyorini Sayekti dan beberapa staf, Rabu 26 April 2023.

Sidak tersebut memastikan sampai sejauh mana progres proyek RSUD Ar Rozi yang menelan anggaran ratusan milyar rupiah.

Saat sidak, komisi 3 mendapati sejumlah pekerjaan dinilai amburadul, ada beberapa pekerjaan tidak rapi terkesan Terburu-buru.di lantai pertama terlihat pemasangan keramik tidak simetris dan tidak lurus serta bergelombang.

komisi 3 juga melihat ada gipsum plafon yang ambrol saat terkena benturan sepatu dari salah satu anggota komisi 3.

H.Agus Riyanto ketua komisi 3 mengatakan, banyak catatan dalam hasil pengerjaan pembangunan RSUD Ar Rozi, proyek tersebut dinyatakan selesai 100 persen pada 21 Maret 2023, namun saat komisi 3 lakukan sidak, dinilai dengan hasil yang kurang baik.

Karena itu, pihaknya minta agar rekanan pelaksana memperbaiki semua pekerjaan yang kurang rapi. Termasuk bagian yang rusak, harus diperbaiki juga. Dan Dinas PUPR-Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Kota Probolinggo harus memastikan perbaikan itu dilaksanakan sebelum gedung itu diserahkan ke pemkot.

”Yang jelas, catatan pengerjaan gedung rumah sakit ini kurang rapi. Terkesan terburu-buru. Ada indikasi pengerjaaanya amburadul dan terburu-buru, belum kena hujan sudah ada yang lepas,” ungkapnya.

Robit Riyanto, anggota Komisi 3 DPRD Kota Probolinggo pun menyayangkan hasil pengerjaan RSUD Ar-Rozy. Karena terlihat sangat jelas, hasil pekerjaannya tidak rapi.

“Kesannya yang penting terpasang. Hasilnya bagus atau tidak, tidak diperhatikan. Ibarat gadis cantik, bajunya kotor dan lusuh, jadi terlihat tidak bagus,” tuturnya.

Robit pun menilai rekanan yang mengerjakan pembangunan gedung ini kurang profesional. Sebab, gedung utama yang harusnya menjadi penilaian saja dikerjakan dengan tidak rapi.

“Sangat kurang bagus pekerjaannya. Terutama lantai. Kesannya pokok asal pasang saja,” terang Robit.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Probolinggo, Setyorini Sayekti mengatakan, proyek pembangunan gedung RSUD Ar-Rozy sudah selesai. Saat ini dalam tahap pemeliharaan sampai satu tahun ke depan. Karena itu, pihaknya akan meminta pada rekanan pelaksana untuk memperbaiki dan membenahi bagian pekerjaan yang kurang rapi.

”Nanti saat mau operasional, masih masa pemeliharaan. Jadi masih ada waktu untuk memperbaiki yang kurang rapi,” ujarnya.(tiem) 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment