KSM Sejati Desa Sumberkedawung Ikuti Sosialisasi Persampahan Yang Digelar DPUPR Kabupaten Probolingg

By Muhammad Amin 21 Mei 2023, 21:23:10 WIB Daerah
KSM Sejati Desa Sumberkedawung Ikuti Sosialisasi Persampahan Yang Digelar DPUPR Kabupaten Probolingg

Wartasatuindonesia.com,Probolinggo

Upaya menciptakan lingkungan yang bersih, asri dan  mampu memberi kontribusi bagi masyarakat disekitarnya, maka Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkim/DPUPR) kabupaten Probolinggo menggelar kegiatan Sosialisasi DAK tahun anggaran 2023 terkait Persampahan.

Kegiatan sosialisasi persampahan yang dilangsungkan di balai desa Sumberkedawung kecamatan Leces kabupaten Probolinggo ini hadiri Kades, Tokoh masyarakat dan KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat),  Minggu (21/5).

Kades Sumberkedawung Syamsul Arifin S.Sos dalam sambutannya mengatakan sampah yang selama ini menjadi salah satu bagian perhatian Pemerintah desa dalam memfasilitasi penempatannya mengingat Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sementara yang dimiliki desa sudah tidak layak dan berpotensi mengganggu lingkungan "Patut disyukuri berkat kerjasama dengan DPUPR, akhirnya kita mendapat anggaran untuk membuat tempat pengolahan sampah yang diharapkan dapat mengurai permasalahan sampah dan tentunya juga memberi kontribusi perekonomian bagi warga karena tempat ini juga dilengkapi mesin pengolah sampah baik organik maupun non organik."kata Kades.

Sementara Ambar, selaku admin dari DPUPR menyampaikan terkait pengelolaan persampahan yang menjadi potensi penyebab dampak negatif terhadap lingkungan diharapkan dapat dilokalisir dalam satu tempat. "Dinas PUPR berupaya agar keberadaan sampah disatu wilayah dapat difasilitasi dengan menempatkan sampah ini disatu tempat. Dari sekian desa yang memperoleh asupan dana untuk mengelola persampahan dengan membangun Tempat Penampungan Sampah yang memadai."ujarnya.

Penyampaian terkait kegiatan pelatihan persampahan ini dilanjutkan oleh tim teknis DPUPR (Atok). Menurutnya persoalan sampah yang banyak terdapat dilingkungan permukiman tentunya akan banyak membawa sisi negatif dan perlu penanganan secara serius. "Ujarnya.

Lebih lanjut staf DPUPR ini menambahkan potensi meningkatnya keberadaan sampah ini lebih disebabkan berbagai penyebab diantaranya makin meningkatnya pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat, kemudian peningkatan penimbunan sampah yang tidak di imbangi dengan peningkatan prasarana dan sarana pengolahan sampah "Untuk itu perlu adanya upaya pengolahan sampah dari sumber untuk mengurangi beban pengolahan sampah di TPA melalui program TPS 3R yakni Reduce (Mengurangi), Reuse (Pemanfaatan) dan Recycle (Daur ulang). Namun yang terpenting juga Meningkatkan pemahaman dan kesadaran dalam pengelolaan sampah dan Prilaku Hidup Bersih dan sehat (PHBS) bagi masyarakat."Ujarnya.

 Pelatihan Pengolahan Persampahan ini dijelaskan secara detail oleh dua narasumber tersebut termasuk hal teknis dalam proses pembangunan sarana TPS 3R yang ditarget bulan Agustus 2023 ini sudah selesai pengerjaanya.

Agenda selanjutnya diteruskan dengan sosialisasi secara langsung pada warga yang berada dikawasan dibangunnya sarana tersebut. "Mudah mudahan akan berjalan lancar dan memberi manfaat bagi warga desa ini."pungkas Kades Syamsul Arifin. (Br/Sf)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment