Manfaatkan Potensi Pemuda, Kadin Probolinggo dan Bali Jajaki Pengiriman Pekerja Imigran ke Turki

News warta Indonesia satu.com
Probolinggo, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) sebagai bagian dari tripartit, berkomitmen untuk ikut andil dalam pengembangan kapasitas tenaga kerja, memperluas kesempatan kerja, memastikan tenaga kerja unggul dan dapat bersaing secara global. Hal ini bisa jadi merupakan wujud komitmen Kadin dalam berkontribusi postif pada masyarakat, utamanya memberi peluang bagi masyarakat berkiprah dalam bekerja di luar negeri khususnya di negara Turki.
Dengan menggandeng Mitra Training Center.Int (MTC), bertempat di aula mini Pondok Pesantren Nurul Jadid Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo diadakan kegiatan Sosialisasi Kerjasama Pekerja Migran antara Kadin Kabupaten Probolinggo dan Kadin Bali dengan Turki. Kamis (8/08/24).
Hadir dalam acara tersebut, Direktur MTC, Hatice Ozen - Canan Bayrem (Ormas dari Turki), I Putu Miasta - Anita Cahyarini (Kadin Denpasar), Ketua Kadin Kabupaten Probolinggo beserta pengurus, Perwakilan dari Ponpes Nurul Jadid dan Zainul Hasan Genggong serta rekan kerja Kadin.

Agenda sosialisasi ini secara detail mengulas alur pelaksanaan magang serta teknis yang menjadi dasar dan harus dipatuhi oleh para peserta, khususnya para pekerja migran yang ditempatkan di Turki (Turkey) ini. Sejumlah pemaparan disampaikan oleh narasumber baik dari TMC maupun narasumber dari Turki.
Terkait kegiatan tersebut, Ketua Kadin Probolinggo, Gede Vandana Wijaya mengatakan bahwa Kadin berkomitmen untuk ikut andil dalam pengembangan kapasitas tenaga kerja, memperluas kesempatan kerja, memastikan tenaga kerja unggul dan dapat bersaing secara global. "Program ini sekaligus menjadi tindak lanjut dan dukungan program vokasi yang kini tengah digencarkan oleh pemerintah dan ini membuka peluang generasi muda untuk mengembangkan potensi yang dimiliki."ujarnya.
Bahkan pria yang akrab disapa Ivan ini menambahkan jika Kadin akan bekerjasama dengan Disnaker dan pihak pihak terkait. "Kami intens melakukan komunikasi dan kerjasama dengan pihak yang berkopeten terkait program ini ."Para peserta program vokasi ke Turki ini, diharapkan melalui pembekalan kursus bahasa dan budaya serta dibekali dengan bersertifikat. Para peserta juga sudah memiliki kontrak pemagangan, dan bahkan sudah mengantongi paspor dan visa."ujarnya.
Perlu diketahui, program vokasi pada Edukadin untuk program pendidikan dan magang kerja di Turki ini berlangsung selama masa kontrak 3 tahun dalam industri pariwisata, restoran dan perhotelan. (Mnr/Sf)







