Merasa Tidak Mendapat Perhatian dari Pemerintah, Warga Terdampak Bencana Angin Puting Beliung di Desa Bulujaran Lor Mulai Resah

By Editor 29 Mar 2025, 13:55:21 WIB Sekitar Kita
Merasa Tidak Mendapat Perhatian dari Pemerintah, Warga Terdampak Bencana Angin Puting Beliung di Desa Bulujaran Lor Mulai Resah


Newwartaindonesia.com/Probolinggo - Bencana angin puting beliung yang menerjang sejumlah desa di Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo dan salah satunya di desa Bulujaran Lor. Setidaknya bencana ini mengakibatkan kerusakan pada puluhan rumah dibeberapa dusun di desa tersebut.  Meski tidak ada korban jiwa, namun sejumlah warga harus menghadapi dampak cukup parah, terutama kerusakan pada bagian atap rumah mereka.

Akibat bencana ini, puluhan pohon tumbang baik berukuran kecil maupun besar dan kerusakan pada atap rumah, seperti yang terpantau di dusun Sabtoan, Krajan dan Nangger desa setempat. Ironisnya pasca peristiwa tersebut, ternyata warga tidak mendapatkan perhatian secara serius dari Pemerintah daerah. Hal ini dibuktikan hingga berita ini naik, sejumlah warga mengaku belum tersentuh dana bantuan guna merehabilitasi rumah yang porak poranda diterjang angin.

Seperti yang disampaikan oleh Sutarsih (83 th), warga dusun Sabtoan desa Bulujaran Lor. Menurutnya, sejak adanya bencana tersebut, tidak ada satupun pihak Pemerintah desa atau kecamatan yang berupaya mendata rumah warga yang menjadi titik lokasi terdampak musibah tersebut. "Kami terpaksa mencari material seadanya untuk memperbaiki rumah yang rusak."ujar kerabat Sutarsih.


Hal yang cukup memprihatinkan semua pihak jika melihat kondisi kerusakan bangunan rumah, belum lagi jika harus memperbaiki kerusakan yang ada. "Belum ada bantuan yang kami terima."kata salah seorang warga dusun Krajan seperti disampaikan pada wartawan media ini, Jumat (28/3).

Informasi yang kami peroleh, memang ada upaya untuk mendata warga terdampak bencana, dan selanjutnya diteruskan ke instansi yang berkopeten dalam penanganan bansos dan penanganan bencana. Menyikapi kenyataan tersebut, Ir. H. Asrip Soetrisno SH, salah seorang tokoh masyarakat di desa Bulujaran Lor menyampaikan rasa keprihatinannya. "Bagaimana dengan perhatian pemerintah terhadap warga yang terkena dampak bencana ini, apakah ada atensi dari pemerintah kabupaten Probolinggo dalam pemberian bantuan kedaruratan bencana, karena sampai sekarang, tidak ada yang melihat dan mendata secara global tingkat kerugian yang dialami oleh warga akibat bencana khususnya yang terjadi didesa Bulujaran lor."ujarnya.

Sebenarnya pihak pemerintah daerah melalui Camat Tegal Siwalan sudah di asessmen BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) sebagai pengampu kebencanaan, dan sudah memberikan bantuan, namun kenapa bantuan yang dimaksud tidak merata diterimakan pada warga yang terdampak secara langsung, atau memang warga yang terdampak tidak didata atau dengan kata lain tidak diperhatikan. (Nir/Tim)





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment