Pekerjaan Proyek Nasional PGN di Duga Langgar S.O.P

By Muhammad Amin 03 Des 2022, 14:22:42 WIB Daerah
Pekerjaan Proyek Nasional PGN di Duga Langgar S.O.P

Wartasatuindonesia.com,Probolinggo 

Dalam pelaksanaan Proyek penggalian atau pemasangan Saluran Pipa Gas Negara (PGN) pihak rekanan yang mengerjakan  diduga tidak koperatif terkesan lebih mementingkan keuntungan dari pada keselamatan warga dan kesenjangan masa usia pipa seakan tidak menjadi pertimbangan, Jumat (2/12/2022).

Terpantau, pada lokasi pengerjaan penggalian dan pemasangan Pipa Gas yang berlokasi di pinggir jalan raya ruas PPK 1.5 tidak ditemukan adanya penambahan Pasir sebagai alas/pelapis pipa yang terpasang sementara kedalaman galian kurang lebih hanya 130-Cm dari permukaan.

Diketahui proyek penggalian jaringan Jargas yang berlokasi di Klakah, Lumajang-hingga Kabupaten Probolinggo tersebut dimenangkan oleh PT. Petronesia Banimel, yang beralamatkan di Jln. Pasar Minggu Raya KM.17.5 No.17 RT.1 RW.1 Pejaten Timur Pasar Minggu, Jakarta Selatan dengan Pagu anggaran Rp. 52,868,572, 000,00. (Sumber. APBN).

Ditemui oleh awak media, Humas dari PT.Petronesia Banimel, Fauzan tidak menyangkal bahwa pengerjaan tersebut tidak sesuai spesifikasi yang telah ditentukan. “Untuk kedalaman galian seharusnya 180-Cm dan sebelum dilapisi pasir setebal 15-Cm sebelum Pipa terpasang,” katanya.

Ironisnya meskipun humas dari pelaksanaan proyek tersebut sudah menjelaskan mengenai spesifikasi galian Konsultan Pengawas yang mempunyai kewengan untuk melakukan pengawasan.

Diduga ada ketidak profesionalan konsultan pengawas dalam menjalankan amanah dalam menjalankan peranannya.

Untuk diketahui proyek pembangunan PGN merupakan proyek strategis Nasional  Negara yang aggarannya diambilkan melalui APBN namun dalam pelaksanaanya proyek tersebut minim pengawasan bahkan terkesan asal-asalan.

Abdul Hadi, masyarakat Kab. Probolinggo meminta supaya BPK RI  dan Inspektorat segera turun kelapangan dan melakukan audit rinci terhadap proyek tersebut.

Selanjutnya, Abdul Hadi mengatakan bahwa pihaknya akan segera menyurat pada sejumlah intsansi maupun kementerian terkait, supaya Program Strategis Negara tersebut dapat terselenggara dengan baik tidak ada maladministrasi dalam kegiatan.(Tim)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment