Pemdes Sumberkedawung Gelar Musdes Penyampaian LPPD Dan LKPPD Akhir Tahun 2025

Newwartaindonesia.com/Probolinggo - Seiring adanya kebijakan secara global pemerintah pusat terkait pemberlakuan efisiensi anggaran termasuk anggaran yang diperuntukkan bagi pemerintah tingkat desa, maka secara nasional pemerintah desa (Pemdes) berupaya mengatur pengeluaran anggaran yang digunakan berdasar skala prioritas.
Hal ini yang juga dilakukan Pemerintah Desa Sumberkedawung, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo. Kenyataan ini terpantau saat Pemdes ini menggelar Musyawarah Desa (Musdes) dengan agenda utama penyampaian Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (LPPD) serta Laporan Keterangan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (LKPPD) akhir Tahun Anggaran 2025, Senin (20/04/2026) pagi.
Kegiatan yang berlangsung dipendopo desa setempat ini dihadiri oleh camat Leces, Muhammad Sigit Pujotomo, Danramil 0820-03/Kapten Inf. Eko Santoso, Aiptu Ari Budi S selaku Babinkamtibmas mewakili Kapolsek, Pendamping desa, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) beserta anggota, Pendamping desa, Tokoh masyarakat, Ketua RW, PKK, Perwakilan warga serta Staf Pemdes Sumberkedawung .

Kepala Desa Sumberkedawung, Samsul Arifin, S.Sos, dalam sambutannya menyampaikan jika laporan yang disampaikan merupakan bentuk pertanggungjawaban pemerintah desa kepada masyarakat atas pelaksanaan program dan penggunaan anggaran selama satu tahun terakhir.
“LPPD dan LKPPD ini kami sampaikan secara transparan sebagai bentuk akuntabilitas kepada masyarakat. Kami berharap seluruh program yang telah berjalan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga Desa Sumberkedawung.” ujarnya.
Dijelaskan oleh Kades, bahwa sepanjang Tahun Anggaran 2025, Pemerintah Desa Sumberkedawung telah melaksanakan berbagai program pembangunan, baik di bidang infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, maupun peningkatan pelayanan publik. Beberapa capaian yang disampaikan antara lain pembangunan sarana prasarana desa, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan ekonomi masyarakat melalui program berbasis potensi lokal.
Musdes juga menjadi wadah evaluasi bersama, menyusul tahun anggaran berikutnya yang mengacu pada efisiensi anggaran yang dalam beberapa tahun harus terserap untuk pengadaan KDMP (Koperasi Desa Merah Putih). Namun demikian, gerak laju pembangunan tahun anggaran mendatang didesa tetap berjalan menyesuaikan dengan kondisi anggaran yang ada.
Sementara Camat Leces, M. Sigit Pujotomo menjelaskan Musdes ini menjadi forum strategis untuk menyampaikan capaian kinerja pemerintah desa sekaligus menerima masukan dari masyarakat. "Dilihat dari potensi yang ada di desa ini, kalau kita cermati sumberkedawung potensi sdm-nya luar biasa kalau dibandingkan dengan desa-desa di seputaran kecamatan Leces. Namun juga sekaligus tantangan karena menjadi daerah yang padat, tapi juga sekaligus ini kalau bisa dijadikan apa namanya eh ada istilahnya itu blessing in disguise atau katakanlah di balik kesulitan, pasti ada kemudahan."ujar Sigit yang juga melihat adanya banyak potensi Sumber daya alam diwilayah desa ini.

Hery Agus Mardianto S.Pd selaku Ketua BPD Sumberkedawung dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas keterbukaan pemerintah desa dalam menyampaikan laporan. Ia berharap sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat dapat terus terjalin demi mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang lebih baik.
Selanjutnya dilakukan penyerahan LPPD dan LKPPD dari Pemerintah desa, BPD pada Bupati Probolinggo melalui Camat Leces. (Nr/S).







