Warga Tiris Tangkap Pelaku Curanmor

Wartasatuindonesia.com,Probolinggo
Datangnya bulan ramadhan sejatinya momen umat muslim berbahagia,dimana mereka berlomba lomba dalam beribadah mencari berkah serta dalam menyambut datangnya hari raya Idul Fitri tiba.Namun berbeda dengan kedua pelaku curanmor yang melancarkan aksinya di wilayah Kecamatan Tiris,pasalnya,keduanya terpergok warga saat melancarkan aksinya.Nasib nahas tersebut dialami oleh Sahit (35) warga Desa Segaran Kecamatan Tiris Kabupaten Probolinggo,dan Roni(32) warga Desa Jambi Sari Kabupaten Jember, Keduanya di hakimi masa dan salah satunya di hadiahi timah panas oleh petugas lantaran melawan.
Aksi brutal warga terhadap keduanya lantaran keduanya kepergok saat akan melakukan aksi curanmor sepeda N-Max milik Niso warga Timur Sungai Desa Tiris Kecamatan Tiris Kabupaten Probolinggo pada, Minggu (17/4/2022) dini hari.
Tertangkapnya kedua pelaku curanmor tersebut mendapatkan apresiasi positif dari Kepala Desa Tiris Warno (kepala desa baru dilantik). Sementara,warga Desa Tiris sendiri merasa senang dan lega.Pasalnya, sebelum keduanya tertangkap, pasca kades terpilih dilantik(Kades Sino/red),warga dibuat resah dan ketakutan dengan teror aksi curanmor yang terjadi hampir setiap malam di wilayah tersebut.
Warno,Kepala Desa Tiris Kecamatan Tiris Kabupaten Probolinggo, mengucapkan terimakasih kepada Kapolsek Tiris dan segenap jajarannya.Dan juga terhadap seluruh warga Desa Tiris yang ikut membantu petugas kepolisian dalam menangkap kedua pelaku curanmor tersebut.
"Saya mengucapkan terima kasih sekali atas kesigapan aparat dalam menumpas aksi kejahatan di desa ini,sehingga dengan tertangkapnya pelaku curanmor yang selama ini meresahkan warga membuat warga bisa tenang dalam beraktivitas dan beristirahat."Ungkapnya.
Kades Tiris Warno menambahkan, selain kepada aparat dan warga,dirinya juga mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Kadhafi yang telah memerintahkan bawahannya untuk menindak tegas pelaku curanmor yang disertai kekerasan di wilayah hukumnya, khususnya di Desa Tiris , sehingga masyarakat didesanya merasa aman dan lingkungannya menjadi lebih kondusif.
Dirinya berharap,semoga kedepannya,tidak ada lagi aksi curanmor yang membuat warga Desa Tiris ketakutan.Semntara untuk pelaku yang sudah tertangkap agar segera di proses sesuai dengan hukum yang berlaku.
"Semua ini atas kepemimpinan Kapolres Probolinggo dalam melayani masyarakat demi keamanan di wilayah hukumnya.Semoga warga saya lebih tenang dan merasa aman, serta wilayah Desa Tiris semakin kondusif kedepannya."Pungkas Kades Warno
Menindaklanjuti maraknya aksi curanmor di kabupaten Probolinggo, membuat ketua LSM AMPP Lutfhi Hamid geram. Apalagi aksi pencurian yang hampir setiap malam terjadi di desa tiris , sehingga Lutfi Hamid bersama warga mencari cara dan strategi agar pelaku curanmor itu bisa tertangkap.

Alhasil selama 3 hari bersama warga dengan di bantu Polsek tiris berhasil menangkap 2 pelaku curanmor dini hari Minggu (17/4/2022) dini hari .
Lanjud Lutfi Hamid pihaknya bersama warga terus mencari tau keberadaan kedua pelaku yang sempat kabur waktu penangkapan.Mereka adalah Asan dan Rahmad, serta oknum perangkat Desa Tiris yang diduga menjadi otak pelaku di balik aksi curanmor oleh komplotan tersebut.
"Sekalipun telah dikabarkan melarikan diri, namun pihaknya akan tetap mengawal sampai dipersidangan nanti," Jelas Ketua LSM AMPP Lutfhi Hamid.(Tiem)







