Hasim Bantah Dugaan Korupsi Atas Somasi LSM LPD

By Muhammad Amin 16 Des 2022, 15:51:09 WIB Hukum
Hasim Bantah Dugaan Korupsi Atas Somasi LSM LPD

WartaSatuindonesia.com,Probolinggo

Kembali Ketua DPD LSM Lembaga Penegak Demokrasi (LPD) Kabupaten Probolinggo melayangkan surat somasi. Kali ini yang disomasi adalah Hasim Kades Kedungsumur Kecamatan Pakuniran Kabupaten Probolinggo. 

Kepada WartaSatu.com  pada Kamis (15/12) pria yang berdomisili di Dusun Krajan Desa Kalikajar Wetan Kecamatan Paiton ini mengaku menemukan dugaan Korupsi ADD dan DD tahun 2019 yang diduga dilakukan Desa Kedungsumur dibantu oleh beberapa orang dekatnya dengan tidak melaksanakan beberapa kegiatan dari dana desa dan alokasi dana desa.

Abdul Asiz menyebutkan contoh kegiatan yang diduga tidak dilaksanakan."Pada tahun 2019 ada kegiatan pengembangan industri kecil tingkat desa sebesar Rp.5.000.000. Dimana kegiatan ini bersumber dari dana desa (DD). Menurut informasi yang kami terima, semestinya anggaran digunakan untuk belanja pengadaan alat dan bahan yang kemudian diserahkan kepada masyarakat. Namun hal tersebut tidak dilakukan atau diduga dikorupsi. Serta kegiatan Pelatihan dan Penyuluhan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga sebesar Rp.31.256.800. Menurut informasi kegiatan ini juga diduga fiktif atau tidak direalisasikan". Jelas Asis.

Dilanjutkan."Untuk kegiatan yang dianggarkan dari ADD 2019 yang diduga fiktif adalah kegiatan Pelatihan Kapasitas Perangkat Desa   serta dana tak terduga", tambahnya.

"Itu hanya contoh sebagian kecil, temuan kami lebih dari itu. Secara keseluruhan saya lupa. Tapi dalam surat permohonan klarifikasi yang kami layangkan lebih lengkap. Coba saja anda konfirmasi sama Hasim kades Kedungsumur". Pungkas Abdul Asiz.

Sementara itu Hasim Kades Kedungsumur kepada WartaSatu.com, saat dikonfirmasi pada (15/12) membenarkan kalau dirinya menerima somasi dari LSM LPD namun, Hasim membantah atas semua dugaan yang dialamatkan pada dirinya." Benar mas saya menerima somasi dari LSM LPD berapa Minggu lalu. Isi dari somasi itu adalah permintaan klarifikasi atas beberapa kegiatan dari DD dan ADD tahun 2019 saat saya menjabat pada periode pertama". Aku Hasim

"Namun atas semua yang diklarifikasikan sudah saya jelaskan pada Abdul Asiz bahwa semua kegiatan sudah dikerjakan semua dan tidak ada masalah. Bahkan moniv internal yang dilakukan secara berjenjang tidak ada temuan untuk Kedungsumur", jelas Hasim

Ketika wartaSatu.com, menanyakan soal kegiatan  Pelatihan dan penyuluhan perempuan, perlindungan anak dan keluarga yang nominalnya lebih dari 30 juta, Hasim mengaku tidak ingat."Kalau kegiatan itu saya tidak ingat mas, mungkin itu realisasi ketika saya sudah purna".katanya.

Abd Rahman kades Kertonegoro yang kebetulan bersama Hasim saat itu juga ikut bersuara."Tolong kalau ada persoalaan kita kordinasi untuk mencari solusi terbaik. Saya titip rekan kades di wilayah Pakuniran sebab, kebetulan saya ketua APDESI/Paguyuban kades di Kecamatan Pakuniran". Pinta pria berkumis tipis ini.(adr).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment