Kota Probolinggo Gelar Apel Siaga Bencana Hidrometeorologi, Kapolres Pastikan Dukungan Penuh

By Editor 06 Nov 2026, 11:29:35 WIB Daerah
Kota Probolinggo Gelar Apel Siaga Bencana Hidrometeorologi, Kapolres Pastikan Dukungan Penuh

Keterangan Gambar : Walikota, Kapolres dan Forkopimda foto bersama



Newwartaindonesia.com/Probolinggo - Pemerintah Kota (Pemkot) bersama Polres Probolinggo Kota dan jajaran Forkopimda menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi Tahun 2026 / 2027. Langkah ini dilakukan guna memastikan kesiapan kekuatan personel serta peralatan dalam menghadapi potensi bencana seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem saat musim hujan.

Apel tersebut berlangsung di depan Kantor Pemkot Probolinggo, Jalan Panglima Sudirman Nomor 19, Kelurahan Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran, pada Jumat (6/11/2026) pagi. Bertindak sebagai pimpinan apel yakni Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin yang berada di atas mimbar didampingi langsung oleh Kapolres Probolinggo Kota AKBP Lucky Permana Putra dan Dandim 0820 Probolinggo Letkol Inf Ribut Yodo Apriyantono, sementara posisi Komandan Apel dijabat Kasat Samapta AKP Agus Nurfadianto.

Turut hadir mengikuti jalannya apel antara lain Sekda Kota Probolinggo Budiono Wirawan, Kalaksa BPBD Boedi Harjanto, Wakapolres Kompol Wiwin Rusly beserta PJU Polres, Kasubbagbin Kejari Fuat Zamroni dan kepala perangkat daerah. Apel ini melibatkan pasukan gabungan dari unsur Kodim 0820, Polres Probolinggo Kota, Satpol PP, BPBD, Tagana, Dishub, Damkar, DLH, hingga Pramuka.

Usai memimpin dari atas mimbar, Wali Kota bersama Kapolres dan Dandim turut turun melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan pasukan serta peralatan penanggulangan bencana milik BPBD. Aminuddin menekankan pentingnya optimalisasi seluruh sumber daya, baik dari sisi personel, peralatan, maupun kendaraan operasional.

"Kegiatan apel kesiapsiagaan ini merupakan langkah antisipasi dalam menghadapi musim hujan yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi di wilayah Kota Probolinggo. Perlu dilakukan berbagai kegiatan mitigasi seperti bersih-bersih saluran lingkungan atau Gotku Resik, normalisasi sungai, pemangkasan pohon, serta peningkatan koordinasi melalui pendirian posko terpadu yang melibatkan unsur TNI, Polri, dan instansi terkait lainnya," kata dr. Aminuddin dalam amanatnya, Jumat (6/11/2026).

Lebih lanjut, Aminuddin meminta seluruh elemen terkait untuk mengoptimalkan sistem peringatan dini (*Early Warning System*) serta melakukan pemetaan daerah rawan bencana. Ia mengingatkan bahwa penanganan bencana merupakan tanggung jawab bersama dengan menempatkan keselamatan masyarakat sebagai faktor utama.

"Diharapkan setelah apel kesiapsiagaan ini, seluruh pihak dapat lebih siap, cepat, dan tanggap dalam merespons setiap potensi ancaman bencana di wilayah Kota Probolinggo. Masyarakat juga kami harapkan dapat meningkatkan kesadaran serta kewaspadaan menghadapi bencana yang sewaktu-waktu dapat terjadi," ujar Aminuddin.

Senada dengan hal tersebut, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Lucky Permana Putra menegaskan komitmen dan kesiapan jajarannya dalam bersinergi menghadapi potensi bencana alam di wilayah hukumnya. Pihak kepolisian siap mengerahkan kekuatan personel maupun sarana pendukung untuk membantu penanganan di lapangan.

"Jajaran Polres Probolinggo Kota siap mendukung penuh BPBD dan Pemerintah Kota Probolinggo dalam mengantisipasi maupun menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi. Kami menyiagakan personel untuk selalu tanggap bersinergi di posko terpadu, membantu langkah mitigasi, hingga kesiapan evakuasi dan pengamanan agar dampak bencana dapat diminimalisasi serta situasi kamtibmas tetap kondusif," pungkas AKBP Lucky Permana Putra.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment