Peringati Hari Sumpah Pemuda dan Hari Jadi Provinsi Jatim 2026, Wabup Fahmi Ajak Pemuda Perkuat Persatuan dan Kepedulian

By Editor 28 Okt 2026, 09:51:51 WIB Daerah
Peringati Hari Sumpah Pemuda dan Hari Jadi Provinsi Jatim 2026, Wabup Fahmi Ajak Pemuda Perkuat Persatuan dan Kepedulian

Keterangan Gambar : Wabup Fahmi saat memimpin upacara peringatan Hari Sumpah pemuda



Newwartaindonesia.com/Probolinggo – Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Fahmi AHZ mengajak generasi muda untuk melanjutkan semangat perjuangan para pendiri bangsa dengan memperkuat persatuan, meningkatkan pengabdian serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Pemuda diharapkan tidak hanya berani memimpin, tetapi juga memiliki kemauan untuk melayani masyarakat dan berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

Pesan tersebut disampaikan Wabup Fahmi saat memimpin apel bersama dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 sekaligus Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur tahun 2026 di halaman depan Kantor Bupati Probolinggo, Rabu (28/10/2026) pagi.

Menurut Wabup Fahmi, peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum untuk merefleksikan kembali perjuangan generasi muda pada tahun 1928 yang mampu menyatukan berbagai perbedaan suku, daerah, bahasa dan latar belakang demi mewujudkan cita-cita kebangsaan.

“Semangat persatuan yang diwariskan para pendahulu harus terus dijaga dan diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan bermasyarakat. Dulu, para pemuda yang berkumpul untuk melahirkan Sumpah Pemuda tidak menunggu memiliki jabatan, kekayaan atau kedudukan tertentu. Mereka hanya memiliki satu tekad yang sama, yaitu bagaimana bangsanya bisa mendapatkan kemajuan,” ujarnya.f

Wabup Fahmi menilai, semangat tersebut harus menjadi inspirasi bagi generasi muda saat ini untuk mengambil peran dalam pembangunan. “Kontribusi pemuda tidak harus menunggu seseorang menduduki jabatan atau memiliki kekayaan, tetapi dapat dimulai melalui kepedulian dan karya yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya membangun generasi muda yang patriotik, gigih dan berempati sebagaimana pesan dalam sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia yang dibacakannya pada apel tersebut.

“Patriotik berarti mencintai Indonesia bukan hanya dengan kata-kata, tetapi melalui pengabdian dan tindakan nyata. Gigih berarti tidak menyerah ketika menghadapi kesulitan maupun kegagalan. Sementara berempati berarti tidak hanya memikirkan keberhasilan diri sendiri, tetapi juga merasakan kesulitan yang dihadapi orang lain,” terangnya.

Wabup Fahmi menegaskan, ketiga karakter tersebut menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi muda yang mampu menghadapi tantangan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat. Kemajuan bangsa tidak cukup diukur dari keberhasilan individu maupun pencapaian pembangunan semata. Kemajuan juga harus disertai nilai kemanusiaan, kepedulian sosial dan semangat gotong royong.

"Jadilah generasi yang berani memimpin, tetapi juga bersedia melayani. Generasi yang mampu berdiri tegak untuk bangsanya sekaligus mengulurkan tangan kepada sesamanya,” tegasnya.

Selain memperingati Hari Sumpah Pemuda, Wabup Fahmi mengajak seluruh masyarakat menjadikan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur sebagai momentum memperkuat kebanggaan terhadap identitas daerah, melestarikan warisan budaya serta mengoptimalkan potensi yang dimiliki untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Saya berharap semangat persatuan dan keberagaman yang menjadi kekuatan Jawa Timur dapat terus dipelihara untuk mendorong pembangunan yang adil, sejahtera dan berkelanjutan,” harapnya.

Wabup Fahmi mengajak generasi muda Kabupaten Probolinggo untuk terus berkarya, meningkatkan kapasitas diri dan mengambil bagian dalam pembangunan daerah.

“Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-98 tahun 2026. Mari kita bangun generasi yang patriotik dalam pengabdian, gigih dalam perjuangan dan berempati dalam kemanusiaan. Sebab, masa depan bangsa bukan hanya sesuatu yang akan kita temui, tetapi sesuatu yang sedang kita bangun bersama,” tambahnya.

Apel bersama yang diikuti oleh ASN, Karang Taruna Kabupaten Probolinggo dan KNPI Kabupaten Probolinggo ini dihadiri oleh perwakilan Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.

Bertindak sebagai Perwira apel adalah Kepala Disporpar Kabupaten Probolinggo Heri Mulyadi, Komanda apel adalah Camat Gading Erwin Yulianto dan pembaca pembukaan Undang-undang Dasar 1945 adalah Novia Nurul Hasanah dari DPMPTSP Kabupaten Probolinggo.

Selanjutnya, pembaca Putusan Kongres 1928 adalah Ketua DPD KNPI Kabupaten Probolinggo Mohammad Syafi’i, pembawa Lambang Daerah Provinsi Jawa Timur Jer Basuki Mawa Beya adalah personil Satpol PP, pembaca doa adalah Kabag Kesra Syamsul Huda dan Korp Musik Gita Wibawa Praja Satpol PP Kabupaten Probolinggo. (Mnr)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment