Polresta Probolinggo Masih Jalan di Tempat Atas Kejadian Petasan Idul Fitri di Jrebeng Lor

By Muhammad Amin 21 Apr 2025, 08:25:02 WIB Komunitas
Polresta Probolinggo Masih Jalan di Tempat Atas Kejadian Petasan Idul Fitri di Jrebeng Lor

Newwartaindonesia.com

Probolinggo - Setelah bergulir sekian lama kasus petasan yang dilakukan oleh seorang aktifis di Kota Probolinggo masih belum menampakkan penanganan yang serius dari Polres Probolinggo Kota. Dalam pemberitaan media sebelumnya kejadian ini sudah cukup lama. Kejadian yang terjadi pada 31 Maret 2025 setelah Sholat Idul Fitri telah terjadi ledakan petasan yang dilakukan oleh PEK di sekitar Mushollah At-Tin Jrebeng Lor Kecamatan Kedopok Kota Probolinggo. Sayangnya penanganan perkara ini dirasa sangat lamban yang akhirnya pada tanggal 8 April 2025 GMPK Probolinggo Raya melayangkan surat kepada Kapolres Probolinggo Kota terkait  kejadian tersebut. 

Pada hari ini Senin 21 April 2025  media ini melakukan konfirmasi kembali  kepada Unit yang ditunjuk  untuk menangani perkara ini tentang sejauh mana penanganan perkara ini. Kanit 1 Satreskrim Polres Probolingggo Kota mengatakan  masih ditindak lanjuti. "Inggih bapak..  kami tindak lanjuti...." terang Yusuf Kanit 1 Satreskrim Polres  Probolinggo Kota. "Mohon waktu ngih.," imbuhnya. Dalam pesan singkat whatsapp.

Rencana untuk mengklarifikasi, seperti yang disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota pada Selasa 15 April 2025. "Pengaduan sdh kami terima, saat ini kami sedang melaksanakan penyelidikan dengan memintai keterangan beberapa saksi," jelas  Kasat Reskrim  Polres Probolinnggo Kota. Lebih lanjut Kasat  Reskrim menyatakan  "Nanti Undangan klarifikasi akan kami kirimkan."

Memperhatikan hal tersebut Ketua DPC GMPK Probolinggo Raya Solehuddin, mengatakan, menanganan perkara ini sangat lamban. "Penanganan hukum polresta Probolinggo bagi saya sangatlah lambat," ungkap Solehuddin.  "Sebenarnya perkara ini bukan delik aduan tapi kriminal murni, di mana pihak polres sudah tahu secara umum, bahkan Polresta sendiri pernah mendatangi TKP tersebut, tapi kenapa kok per hari ini masih santai santai saja," imbuh Solehuddin. "Yang menjadi pertanyaan saya, ada apa dengan masalah ini ?," pungkasnya.

Dari rentang waktu berjalan, kejadian petasan yang dilakukan oleh PEK ini memang menimbulkan pertanyaan pertanyaan yang menggantung. Apakah karena PEK ini seorang aktifis di Kota Probolinggo. (B2L)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment