PUSKESMAS PAJARAKAN DI DUGA TAK MELAYANI PERSALINAN PASIEN HINGGA NYAWA SI BAYI TAK TERTOLONG

By Muhammad Amin 05 Feb 2022, 18:01:50 WIB Sosial
PUSKESMAS PAJARAKAN DI DUGA TAK MELAYANI PERSALINAN PASIEN HINGGA NYAWA SI BAYI TAK TERTOLONG

Wartasatuindonesia.com,Probolinggo 05/02/2022

Gara gara lupa tak bawa data diri dll. Pasien Ibu Hamil yang akan melahirkan di Puskesmas PAJARAKAN diusir dari Puskesmas Dengan alasan tidak membawa buku ( KKS ),  terpaksa si ibu Hamil pulang ke rumahnya yang juga Warga Desa Karang Bong. Kecamatan PAJARAKAN, kemudian Beberapa Saat Sang Ibu kembali lagi karena perut Si Ibu yang sedang hamil mengalami kesakitan yang sangat luar biasa dan tidak tertahankan, kali kedua datang  dalam ke adaan kalut dengan membawa buku yang diminta oleh Puskesmas Pajarakan, namun masih di usir pulang tanpa ada penangan  atau Tidak di Observasi terlebih dahulu Pasien di Usir pulang. Dengan kata kata sang bidan. 

"  Pulang dulu nanti kalo sudah Parah baru kembali kesini "

Dalam posisi keluar Pasien dalam keadaan kalut dan bingung harus kemana mau minta tolong Maka terpaksa pasien di bawak pulang kerumah dalam kondisi perut sakit parah. Ketika sampai di rumah Pasien ibu hamil yang bernama ibu ANISA mengalami pendarahan hebat, lalu si ibu melahirkan di rumah tanpa ada pertolongan dari pihak Puskesmas atau bidan desa.

Dalam keadaan kebingungan Pihak keluarga pasien Sempat menghubungi bidan desa dan Puskesmas untuk meminta bantuan Ambulan dan penangan lebih lanjut. Akan tetapi Pihak puskesmas beralasan Tidak Ada sopir Ambulan maka ambulan tidak jadi datang.(tutur keluarga korban).

Berikut wawancara wartasatuindonesia.com dengan keluarga pasien 

Kapan kejadian pengusiran terhadap keluarga Anda.  

" Kamis tanggal 3 Februari 2022. saat jam kerja Puskesmas tetangga yang masih family dengan saya ke puskesmas karens sakit perutnya.. Dengan Alasan Tidak bawa data lengkap pasien disuruh pulang...lalu balik lagi ke Puskesmas diperiksa lalu disuruh pulang karena belum buka ketika itu pasien sudah kesakitan bahkan minta obat tidak di beri obat tapi disuruh pulang.. Maka kami Pulang lagi kerumah disana pasien sudah mengalami pendarahan Dan bayi pun keluar dalam keadaan Sudah tidak bernyawa Lagi lalu dibawa lagi kebidan terdekat Dan disuruh pulang nunggu ambulan yg akan menjemput dari Puskesmas.. Tapi Ambulan tidak datang dengan alasan Tidak ada supir kluarga dokter lg ada musibah akunya... Wess...angell kenapa pasien disuruh pulang saat mengeluh sakit Dan butuh perawatan. Kenapa pasien warga miskin seperti kami diperlakukan seperti ini,ucapnya".

Apakah pihak keluarga tidak berusaha meminta bantuan lagi terhadap Puskesmas Pajarakan?

" Sudah pak jam 1 dan jam 4 balik lagi untuk yg ke3 kali (pasca meninggalnya bayi) "

Lanjut Tim Investigasi Apakah setelah itu pihak keluarga pasien tidak melakukan Koordinasi lagi kepada pihak Puskesmas setelah si bayi meninggal dunia.

Sudah pak, kami  sempat minta keterangan dari bidan jaga namun sibidan yg nangani awal terkesan ngumpet.( Sembunyi ).

Apakah anda tidak menunggu Si Bidan yang menemui anda pertama kali

Sudah pak jam 1 dan jam 4 balik lg utk yg ke3 kali (pasca meninggalnya bayi).

Dilain Tempat Ketua LSM Paskal Menerangkan Seharusnya Pasien Darurat di Tangani terlebih dahulu baru Ditanya data diri dll.terus jika terjadi lagi Hal Seperti ini lagi apakah Pihak Puskesmas mau bertanggung jawab, lalu apa bentuk tanggung jawabnya terhadap pasien. Nampaknya harus ada Evaluasi tentang pelayanan Puskesmas Pajarakan terhadap pasien gawat Darurat seperti itu.(Tim).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment