Tantangan Awal Bupati Baru Dr. H. Muhammad Haris (Gus Haris), Segera Perbaiki Dua Infrastruktur Mendesak.

Newwartaindonesia.com
Probolinggo - Diawal gerak Pemerintahan Bupati Dr. Muhammad Haris (Gus Haris) dihadapkan pada kebutuhan mendesak warga masyarakat yang berupa infrastruktur yang telah rusak, baik itu rusak karena tidak dihiraukan oleh pemangku pemerintahan terdahulu maupun akibat bencana alam yang menimpa Probolinggo akhir akhir ini. Infrastruktur yang telah rusak Rupanya harus segera diperbaiki oleh Pemerintahan yang di pimpin Gus Haris,salah satunya adalah Ruas jalan Krucil - Bremi dan dua jembatan di Desa Sumbersecang Maron.
Dua permasalahan ini mencuat cukup tajam yang menjadi tantangan besar bagi pemerintahan Gus Haris - Ra Fahmi disebabkan beberapa faktor, diantaranya karena masyarakat Probolinggo telah lebih maju dibidang informatika dan tekhnologi, selain itu seperti yang terjadi pada ruas jalan Krucil yang nampak adanya pembiaran dari pemangku pemerintahan Kabupaten Probolinggo. Dengan faktor tersebut hari ini sudah menjadi tantangan besar bagi pemangku pemerintahan saat ini Gus Haris - Ra Fahmi.

"Sebetulnya jalan Krucil - Bremi sudah bertahun tahun rusak, namun sepertinya ada pembiaran oleh pemerintahan terdahulu. Jadi sekarang Gus Haris yang ketiban sampur untuk segera menyelesaikan," terang seorang warga Probolinggo yang aktif mengamati kinerja dan pembangunan di Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Masalah jembatan di Desa Sumbersecang Maron ini merupakan keterlambatan gerak dari instansi terkait. "Kalau jembatan Sumbersecang ini hanya soal lambannya penanganan pihak terkait utamanya BPBD Kabupaten Probolinggo," imbuhnya. Hal ini jelas bisa dirasakan setelah satu bulan lebih jembatan Sumbersecang putus baru sekarang mengajukan bantuan ke Provinsi, sebagaimana keterangan Oemar Syarief, ST,. MT,. selaku Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo pada media online terdahulu. "Jembatan di Sumbersecang menjadi lokasi terakhir dari tujuh jembatan yang terdampak bencana di wilayah lain. Karena kejadiannya paling akhir, pengajuan bantuannya pun menyusul, sementara dana Belanja Tidak Terduga (BTT) di tingkat kabupaten sudah habis untuk penanganan sebelumnya," ujarnya. Sabtu, 5/4/2025.

Sementara itu, warga Sumbersecang masih kesulitan mengakses wilayah lain karena dua jembatan penghubung utama ambruk total. Penanganan cepat dinilai mendesak agar aktivitas masyarakat bisa kembali normal.
Semoga dalih yang mengatakan bahwa kejadian itu menjelang libur panjang dan cuti bersama tidak merupakan batu sandungan bagi aparatur pemerintah daerah Kabupaten Probolinggo untuk tidak menyergerakan penyelesaian masalah warga.
Harapan besar warga masyarakat probolinggo ditumpukan atas kepemimpinan Gus Haris - Ra Fahmi.
"Kami bersama sama para aktifis dan pemerhati akan mengawal proses pengerjaan proyek tersebut, jangan sampai terjadi penyelewengan baik anggaran maupun pekerjaannya," pungkas warga tersebut. (B2L)







