Tim Satuan Reskrim Polsek Leces Tangkap Begal Spesialis Jalur Selatan

Wartasatuindonesia.com,Probolinggo
Berbekal dari laporan korban bernama Dwi Okky Haryani (23) warga Kota Probolinggo, seorang karyawati perusahaan peminjaman modal.Dimana pada Hari itu jum'at,24/6/2022 pukul 09.26 WIB, korban sedang perjalanan ke rumah nasabahnya mengendarai motor matic Honda Beat. Ketika melintasi area persawahan, para pelaku menghadang dan mengancamnya dengan golok.
Akhirnya dari laporan tersebut,Tim Satuan Reskrim Polsek Leces berhasil menangkap pelaku begal spesialis Jalur Selatan Probolinggo.Pelaku ditangkap saat berada di rumah kosong yang biasa dibuat nongkrong bersama teman-temannya.
"Setelah kejadian, korban ini melapor ke Polsek Leces, dan kemudian kami tindaklanjuti dengan melakukan pemeriksaan saksi serta barang bukti. Kami lakukan penyelidikan sehingga diketahui identitas pelaku," kata Kanit Reskrim Polsek Leces Aipda Apriyanto, Sabtu (30/7/2022).

Diketahui pelaku bernama Adi Putra (22), warga Dusun Gentengan, Desa Leces, Kecamatan Leces. Saat ditangkap pelaku sedang sendirian menunggu temannya di rumah kosong untuk pesta miras di Dusun Pandansari, Desa Tigasan Wetan, Leces.
Pada waktu penangkaan,pelaku berusaha melawan serta berupaya melarikan diri, petugas terpaksa melakukan tindakan terukur dan terarah dengan menembak kaki pelaku kemudian digelandang ke Mapolsek Leces.
Selain menangkap pelaku petugas juga berhasil mengamankan beberapa barang bukti yaitu 1 buah STNK motor milik korban, 2 senjata tajam milik pelaku, 1 motor Yamaha Vixion serta baju yang biasa dipakai pelaku.Atas perbuatannya, pelaku terancam Pasal 365 KUHP, dengan ancaman paling lama 9 tahun penjara.
"Dari hasil penyelidikan pelaku yang kami tangkap ini ternyata seorang residivis. Pelaku ini telah beraksi di 11 TKP yang semuanya ada di wilayah hukum Polsek Leces," kata Eko.
Dari penyelidikan yang dilakukan diketahui pelaku biasa beraksi bersama temannya dan menjual barang hasil begal kepada penadah. Polisi pun sedang memburu rekan pelaku demikian juga penadah hasil kejahatan tersebut.
"Selain 1 pelaku, saat ini anggota kami tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku lain yang tidak lain merupakan otak pelaku. Juga penadah kami kejar, semua yang DPO identitasnya sudah kami ketahui," ujar Aipda Apriyanto.(Yud)







