Wabup Fahmi Serahkan Bantuan Pangan Pemerintah 2026 Pada Masyarakat Banjarsawah

By Editor 09 Apr 2026, 17:01:03 WIB Daerah
Wabup Fahmi Serahkan Bantuan Pangan Pemerintah 2026 Pada Masyarakat Banjarsawah

Keterangan Gambar : Wabup Fahmi AHZ bersama warga penerima bantuan



Newwartaindonesia.com/Probolinggob– Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Fahmi AHZ didampingi Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Umi Hani’ah Fahmi AHZ menyerahkan secara simbolis Bantuan Pangan Pemerintah tahun 2026 kepada masyarakat di Balai Desa Banjarsawah Kecamatan Tegalsiwalan, Kamis (9/4/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo, perwakilan Perum Bulog Probolinggo, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Probolinggo Arif Kurniadi, Camat Tegalsiwalan Haryanto serta Kepala Desa Banjarsawah Rahmad Wahyudi.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Fahmi AHZ mengatakan penyaluran bantuan pangan harus tepat sasaran, mengingat persoalan pangan merupakan kebutuhan mendasar yang sangat penting bagi masyarakat, khususnya kelompok kurang mampu. “Urusan pangan ini terlihat sederhana, tetapi sangat berharga. Ketika kebutuhan pangan tidak terpenuhi, itu menjadi persoalan yang sangat serius bagi masyarakat,” ujarnya.

Wabup Fahmi menjelaskan dinamika global, termasuk konflik di Timur Tengah, turut berdampak terhadap arus logistik dan kenaikan harga bahan pokok. Kondisi tersebut mendorong pemerintah untuk hadir melalui program bantuan pangan yang disalurkan oleh Perum Bulog. “Ketika arus logistik terganggu, harga bahan pokok ikut naik. Oleh karena itu, pemerintah hadir untuk membantu masyarakat melalui program bantuan pangan ini,” jelasnya.

Berdasarkan data Perum Bulog, penyaluran bantuan pangan tahun 2026 di Kabupaten Probolinggo mencapai sekitar 228 ribu paket. Setiap paket berisi 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. “Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan,” terangnya.

Lebih lanjut Wabup Fahmi menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam proses distribusi agar tidak terjadi ketimpangan penerima manfaat. “Kami berharap bantuan ini benar-benar diterima oleh yang berhak. Jangan sampai yang tidak berhak menerima, sementara yang membutuhkan justru tidak mendapatkan,” tegasnya.

Untuk memastikan penyaluran berjalan optimal, pemerintah melibatkan berbagai pihak, termasuk Kejaksaan Negeri, TNI, Kepolisian serta unsur pemerintah daerah. “Kami libatkan semua pihak untuk mengawal penyaluran bantuan agar berjalan baik dan tepat sasaran,” tambahnya.

Wabup Fahmi berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat di tengah kondisi ekonomi saat ini. “Semoga bantuan ini bisa sedikit membantu dan meringankan beban masyarakat. Ini adalah bentuk kehadiran pemerintah bagi masyarakat,” harapnya. (Nr)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment