Fasilitas Super Koridor Internet Perkuat Infrastruktur Digital di Kota Probolinggo

Keterangan Gambar : Wali kota dr. Aminuddin dalam giat Ngopi bareng bersama wartawan
Newwartaindonesia.com/Probolinggo – Momen Ngopi Bareng wartawan menjadi ajang Pemerintah Kota Probolinggo untuk menyampaikan sejumlah program yang mendukung tampilan wilayah. Hal ini termasuk memperkuat transformasi digital melalui penambahan infrastruktur internet yang langsung dapat di akses masyarakat. Acara yang digelar dihalaman kantor Wali kota Probolinggo, Kamis (6/8) malam ini mengambil tema utama Penguatan Infrastruktur Digital Kota Probolinggo.
Hadir dalam kegiatan ini, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin dan Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari yang didampingi Sekretaris Daerah Budiono Wirawan serta Asisten Administrasi Umum Retno Fadjar Winarti. Puluhan wartawan dari media cetak, media online, harian, dan mingguan mengikuti diskusi interaktif mengenai berbagai program pembangunan dan penguatan infrastruktur digital di Kota Probolinggo.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kota Probolinggo, Lucia Aries Yulianti, menjelaskan tahun ini Pemerintah Kota Probolinggo tengah mengikuti penilaian Indeks Pemerintahan Digital (Pemdi). Salah satu upaya yang dilakukan adalah mendorong penggunaan aplikasi SuperApp B-Link sebagai pintu masuk berbagai layanan publik berbasis digital.
"Harapannya B-Link dapat diunduh dan dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat. Kami juga berharap teman-teman media ikut membantu menyosialisasikan kepada masyarakat, seluruh perangkat daerah, kecamatan, kelurahan hingga RT dan RW. Penggunaan aplikasi ini menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian pemerintahan digital," ujar Lucia. Selain itu, Diskominfo juga tengah menyiapkan berbagai infrastruktur digital yang akan semakin diperkuat pada 2027.

Wali Kota Probolinggo menegaskan, keterbukaan informasi menjadi bagian penting dari tata kelola pemerintahan yang baik. Menurutnya, perkembangan teknologi telah membuat seluruh proses pemerintahan semakin transparan dan mudah dipantau oleh masyarakat maupun pemerintah pusat.
"Dengan sistem digitalisasi, SIPD hingga perkembangan artificial intelligence (AI), proses pemerintahan sekarang semakin terbuka. Masyarakat bisa mengetahui perencanaan, pelaksanaan hingga hasil pembangunan. Keterbukaan ini bukan lagi pilihan, tetapi menjadi kebutuhan," ungkapnya.
Dijelaskan bahwa Pemerintah Kota Probolinggo telah menghapus seluruh titik blank spot internet. Setelah sebelumnya membangun dua Super Koridor, pada akhir 2026 pemerintah akan menambah Super Koridor baru yang tersebar di berbagai wilayah kota.
Menurutnya, Super Koridor merupakan jaringan internet dengan kapasitas penguatan sinyal lebih besar dibanding jaringan internet biasa sehingga masyarakat dapat menikmati akses internet yang lebih cepat dan stabil.
"Nantinya masyarakat tidak perlu lagi mencari lokasi dengan jaringan internet kuat hanya di Alun-alun atau Jalan Suroyo. Hampir seluruh kawasan utama akan terlayani, mulai Jalan Sudirman, Soekarno-Hatta, KH Hasan Genggong, Wonoasih, Ketapang, Triwung hingga kawasan Sumber Wetan," jelas Wali kota.
Selain mendukung aktivitas masyarakat, penambahan Super Koridor juga diharapkan memperkuat penyebaran informasi pembangunan, pelayanan publik berbasis digital, hingga mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Sebelum memaparkan program digitalisasi, Wali Kota Aminuddin juga mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga semangat pembangunan Kota Probolinggo menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ia menyebut suasana kemerdekaan mulai terasa dengan pembagian hampir 11 ribu bendera Merah Putih serta pemasangan dekorasi kota yang dilakukan secara sederhana namun tetap meriah di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
"Kota ini adalah tanggung jawab kita bersama. Semakin banyak masyarakat, tokoh agama, akademisi, media dan seluruh elemen yang terlibat dalam pembangunan, maka hasilnya akan semakin baik," ujarnya.
Sementara Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari menambahkan, Pemerintah Kota Probolinggo berkomitmen menjalankan pemerintahan secara terbuka dan menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat. Meski dihadapkan pada berbagai regulasi serta kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat, pemerintah daerah tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik.
"Kami berharap penyebarluasan informasi tidak hanya dilakukan pemerintah, tetapi juga didukung oleh teman-teman media agar masyarakat memperoleh informasi yang benar dan utuh mengenai berbagai program pembangunan," ujarnya.
Kegiatan ini juga diisi dengan sesi diskusi, sejumlah wartawan mengajukan pertanyaan terkait pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, ketenagakerjaan, hingga pengelolaan parkir di Kota Probolinggo.
Menanggapi hal tersebut, Dokter Aminuddin mengungkapkan seluruh proses pembangunan telah dirancang secara bertahap dan terukur. Kehadiran SuperApp B-Link menjadi salah satu sarana untuk mempermudah masyarakat memperoleh informasi serta layanan pemerintahan secara terbuka.
"Keterbukaan informasi akan meningkatkan kepercayaan masyarakat maupun investor. Ketika semua informasi mudah diakses, investor akan lebih tertarik berinvestasi di Kota Probolinggo sehingga berdampak pada terbukanya lapangan pekerjaan," katanya.
Terkait isu pemutusan hubungan kerja (PHK), ia menyampaikan Pemerintah Kota Probolinggo telah menjalin kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan sebagai bagian dari perlindungan bagi para pekerja.
Salah satu penanya, Arif Mashudi dari Radar Bromo yang mengambil topik sistem parkir tepi jalan yang dinilai masih mengalami kebocoran retribusi, kepala daerah tersebut mengatakan pemerintah sedang mengkaji sistem pengelolaan parkir yang lebih modern melalui kerja sama dengan Bank Jatim.
"Pemerintah sedang menyiapkan sistem baru agar pengelolaan parkir lebih tertata. Kesejahteraan juru parkir juga menjadi perhatian, termasuk rencana peningkatan pendapatan mereka melalui sistem yang lebih baik. Nantinya juga akan disiapkan sentra parkir dengan tarif yang lebih terjangkau dan pengelolaan yang lebih profesional," pungkas Dokter Aminuddin. (S/Mnr)






